Thursday, August 11, 2011

dibuang (sayang)

mari kita buang halhal yang tidak kita perlukan
begitu ujarmu dulu
pada perempuan yang pernah jadi sahabatku
dan tibatiba aku sudah bukan lagi temanmu


sakit hati karena merasa tersisihkan
aku pun ikutikutan membuang perempuan itu
tidak ada lagi hubungan
antara aku denganmu maupun dengannya


tidak hanya kubuang
semua akses komunikasi kuhadang
dan kita bukan lagi kawan
baik di dunia nyata maupun maya


mari kita anggap permusuhan ini sudah sampai akhir
karena aku yang sedang tertawa belakangan
melihatmu diisolir ke seberang sana
aku yakin siapa yang jadi pemenangnya


*melambaikan tangan sambil tersenyum puas

0 kicauan:

 

(c)2009 racauan si tukang cerita. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger